Skip to main content

Posts

Ulasan Film: I Am Mother (2019)

Setelah kejadian sebuah kemusnahan, suatu tempat atau tepatnya bunker dibangun untuk membuat populasi kembali kegiatan kemanusiaan. Namun, bunker ini bukan diatur dan dikendalikan oleh manusia, melainkan robot.  Sebuah robot yang disebut Mother (suara diisi oleh Rose Bryne dan performa dimainkan oleh Luke Hawker) membesarkan sebuah janin dalam tabung. Seperti janin yang tumbuh pada umumnya, Mother membesarkan, mengurus, dan mengajarkan banyak hal pada bayi yang dipanggil Daughter (Clara Rugaard) layaknya seperti ibu mengajarkan segalanya pada anak perempuannya. Semua yang telah dilakukan oleh Mother membuat Daughter percaya dan sangat mencintai Mother. Beranjak remaja Daughter mulai penasaran dengan siapa dirinya. Ketika Mother tak berada di dekatnya, Daughter mengeksplorasi beberapa ruangan yang belum pernah ia jamah. Di salah satu ruangan yang Daughter masuki, ia mendengar seorang perempuan atau Woman (Hilary Swank) berteriak. Antara ingin menolong dan tidak, dan m...

Ulasan Film: American Exit (2019)

Membangun dan menjalin hubungan antara ayah yang sedang sekarat dan anak remaja lelakinya adalah ide cerita yang diangkat dalam film American Exit. Film garapan Tim McCann dan Ingo Vollkammer ini mengisahkan tentang ayah yang sedang sekarat, Charlie (Dane Cook) yang mengajak anak remajanya, Leo (Levi Miller), melakukan sebuah perjalanan ke Meksiko tanpa sepengetahuan siapapun bahkan ibunya, Sofia (Claire van der Boom), sekalipun.  Selama setahun tak bertemu dengan Charlie, Leo nampak sangat membenci ayahnya. Namun tak ada pilihan lain ketika Charlie seperti datang tepat waktu pada saat Leo sedang dirundung oleh dua siswa. Dengan memanfaatkan situasi tersebut, Charlie menjemput Leo pulang. Selain itu, Charlie juga melakukan hal tersebut untuk menjadikan Leo sebagai umpan baginya untuk mencuri sebuah lukisan di rumah salah temannya, Anton (Udo Kier). Cerita American Exit berpusat pada dua karakter Charlie dan Leo. Dua karakter ini membangun cerita antara ayah yang ing...

Ulasan Film: Polaroid (2019)

Mengambil sebuah gambar seseorang atau berfoto ria adalah salah satu cara untuk mengabadikan sebuah momen untuk dikenang. Namun apa jadinya apabila berfoto ria justru malah akan mengambil nyawa seseorang, atau sama dengan menyerahkan nyawa? Itu lah yang terjadi dalam film Polaroid. Polaroid merupakan film drama horor supernatural Amerika. Film ini diangkat dari film pendek yang ditulis oleh Lars Klevberg dengan judul yang sama pada tahun 2015. Lars Klevberg juga menyutradarai film ini. Dan Blair Butler yang menulis skenario film ini. Film yang rilis di Indonesia bulan Mei 2019 ini menceritakan tentang seorang gadis yang sedikit pemalu bernama Bird Fitcher (Kathryn Presscot). Ia bekerja di toko antik milik temannya Tyler (Davi Santos). Tyler memberikan sebuah polaroid tua pada Bird dan memaksanya untuk mengambil foto Tyler. Lalu Bird pun mengambil foto Tyler. Apa yang terjadi setelah itu? Keesokan harinya Bird mendapat berita bahwa Tyler telah tewas. Dari sedikit kejadia...

Ulasan Film: Booksmart (2019)

Booksmart merupakan film drama komedi remaja Amerika. Film ini disutradarai oleh Olivia Wilde dan ditulis oleh empat penulis. Mereka adalah Emily Halpern, Sarah Haskins, Susanna Fogel, dan Katie Silberman. Film yang berdurasi selama kurang lebih satu jam empat puluh lima menit ini mengangkat isu tentang kehidupan umum remaja, jatuh cinta, meraih prestasi hingga mereka lupa mencari kesenangan untuk diri mereka sendiri. Dikisahkan dua remaja, Amy (Kaitlyn Dever) dan Molly (Beanie Feldstein) yang bersahabat dan lebih banyak belajar daripada bermain tidak seperti teman-temannya yang lain. Mereka menyebut diri mereka A Plus Student. Mereka sibuk mengejar prestasi demi dapat masuk di salah satu universitas terbaik di dunia. Beberapa hari menjelang upacara kelulusan, di kamar mandi Molly mendengar beberapa teman sekelasnya mengejeknya karena terlalu banyak belajar untuk dapat masuk ke salah satu universitas terbaik sedangkan mereka yang sering berpesta pun mampu masuk ke universit...

Ulasan Film: The Silence (2019)

Ketika komunikasi dengan bahasa isyarat adalah cara paling efektif menggagalkan dan melarikan diri dari para makhluk predator yang mencari suara kemudian akan memangsa siapapun dari sumber suara tersebut tanpa ampun. Hal itu yang terjadi dalam film The Silence. The Silence merupakan film horor thriller Amerika. Film yang berdurasi selama kurang lebih satu jam tiga puluh menit ini disutradarai oleh John R. Leonetti dan ditulis oleh Karen Van Dyke dan Shane Van Dyke yang mengdopsi cerita ini dari novel dengan judul yang sama yang ditulis oleh Tim Lebbon pada tahun 2015. Film Netflix dan Contstantin Film ini dibintangi oleh Stanley Tucci, Kiernan Shipka, Miranda Otto, Kyle Breitkopf, Kate Trotter, dan beberapa pemain pendukung lainnya. The Silence rilis di Amerika Serikat pada 10 April 2019. The Silence mengisahkan seorang anak perempuan 16 tahun, Ally andrews (Kiernan Shipka), dan keluarganya yang harus mengungsi dari rumahnya ke sebuah hutan karena serangan makhluk yang...

Resensi Buku: Handle with Care (Sentuh dengan Hati-hati)

Terkadang kau harus menjadi ibu yang buruk demi menjadi ibu yang baik." Kalimat tersebut tertulis di cover depan buku terjemahan Handle with Care yang oleh Jodi Picoult. Handle with Care terbit pada tahun 2009 dan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan diterbitkan pada tahun 2014 oleh Gramedia Pustaka Utama. Handle with Care diterjemahkan dengan judul Sentuh dengan Hati-hati. Buku ini diterjemahkan oleh Ariyantri Eddy Tamam. Sentuh dengan Hati-hati menceritakan tentang kisah nyata sebuah keluarga dengan salah satu anggota keluarga yang mengidap Osteogenesis Imperfecta atau OI tipe III. OI adalah sebuah penyakit tulang rapuh atau sejenis gangguan struktur tulang. Dalam penulisan kisah ini, Jodi Picoult melakukan riset pada para orangtua yang memiliki anak pengidap OI. Bahkan ia mengikuti konvensi tentang penyakit ini. Dalam kisah yang ditulis, sang penulis menyamarkan nama-nama akan tetapi dengan peristiwa yang nyaris sama. Buku dengan tebal 637 halaman ini...

Ulasan Film: Flower (2018)

Flower merupakan film drama komedi Amerika. Film yang berdurasi satu jam tiga puluh menit ini rilis premier di Tribeca Film Festival pada 20 April 2017, sedangkan rilis di bioskop Amerika Serikat pada 16 Maret 2018.  Flower disutradarai oleh Max Wrinkler dan ditulis oleh Alex McAuley, Max Wrikler, dan Matt Spicer. Flower mengisahkan seorang gadis, Erica Vandross (Zoey Deutch), yang pemberani, ceria, akan tetapi sedikit rumit atas hidupnya. Ia tinggal bersama ibunya, Laurie Vandross (kathryn Hahn) dan pacar ibu sang ibu, Bob Sherman (Tim Heidecker), yang tak terlalu ia sukai. Sedangkan ayah Erica berada di penjara. Untuk bebasnya sang ayah dengan uang jaminan yang cukup banyak, Erica mencari uang dengan cara 'memeras' dan melakukan pekerjaan 'menjijikkan' atau tak biasa bersama dua sahabatnya, Kala (Dylan Gelula) dan Claudine (Maya Eshet), yang selalu membantunya. Sementara Erica masih mengumpulkan uang, ia harus menyesuaikan diri dengan ayah tirinya yan...