Skip to main content

Posts

Ulasan Film: Blok M (1990)

Blok M merupakan film drama remaja Indonesia tahun 1990. Film ini disutradarai oleh Eduard Pesta Sirait dan ditulis oleh Helmy Yahya yang juga menjadi salah satu pemain pendukung dalam film ini. Film Blok M dibintangi oleh Desy Ratnasari , Paramitha Rusady Nia Lavenia, Lenny Marlina, Chris Salam, Torro Margen, dan masih banyak lagi. Paramitha Rusady meraih nominasi sebagai Aktris Pendukung Terbaik pada ajang Festival Film Indonesia tahun 1990 atas perannya di film ini. Blok M mengisahkan tentang kehidupan remaja SMA Jakarta yang senang hang out dan menghabiskan waktu setelah sekolah di mall Blok M dan lintasan melawai. Lola (Desy Ratnasari), seorang remaja SMA yang memiliki genk bersama 3 temannya, Widya (Nia Lavenia), Uyun, dan Winda. Lola yang selalu kesepian karena kedua orangtuanya yang sibuk selalu menghabiskan waktunya di Blok M bersama genk-nya yang sangat kompak dan solid hanya untuk bersenang-senang. Berbeda dengan Lola, Cindy (Paramitha Rusady), yang juga teman satu...

Ulasan Film: Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak (2017)

Film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak merupakan film drama Indonesia. Film ini disutradarai oleh Mouly Surya dan cerita asli ditulis oleh Garin Nugroho. Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak rilis pada 16 November 2017. Sebelum tayang di bioskop-bioskop Indonesia, film ini sudah terlebih dahulu masuk seleksi festival film internasional, diantaranya: Festival Film Cannes, New Zealand International Film Festival, Melbourne Film Festival, dan Toronto International Film Festival. Dalam acara Sitges Fantastic International Film Festival yang digelar di Catalina, Spanyol tahun 2017, Marsha Timothy, sang pemeran utama dalam film ini, memenangkan penghargaan sebagai Aktris Terbaik atas perannya sebagai Marlina dalam film ini. Ia mengalahkan aktris Hollywood ternama, Nicole Kidman, yang juga menjadi nominasi dalam kategori ini. Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak mengisahkan tentang kisah Marlina (Marsha Timothy) yang tinggal di padang sabana Sumba, Nusa Tenggara Timur, bersama sua...

Ulasan Film: Pengabdi Setan (2017)

Pengabdi Setan merupakan film drama horor Indonesia. Film ini rilis pada 28 September 2017. Film yang lumayan banyak diminati penonton pada saat penayangannya di bioskop-bioskop Indonesia ini disutradarai dan ditulis Joko Anwar. Film Pengabdi Setan merupakan film yang dibuat ulang dari film dengan judul yang sama pada tahun 1980. Pengabdi setan mengisahkan tentang sebuah keluarga yang terdiri dari: Bapak (yang diperankan oleh aktor Malaysia yang juga bermain di film  Ayat-ayat Cinta 2 (2017) , Bront Palarae), ibu, Mawarni Suwono (Ayu Laksmi) dan ke empat anaknya; Rini (Tara Basro), Tony (Endy Arfian), Bondi (Nasar Annuz), dan Ian (Muhammad Adhiyat) yang bisu, serta neneknya, Rahma Saidah (Elly D. Luthan), yang sudah sangat renta dan hanya duduk di kursi roda. Keluarga ini mengalami masalah finansial karena uangnya habis digunakan untuk pengobatan dan perawatan Mawarni yang sakit dan hanya berbaring di tempat tidur selama 3 tahun lebih. Sebagai anak tertua, Rini rela me...

Ulasan Film: Locked In (2017)

Locked In merupakan film Amerika bergenre drama thriller. Film ini disutradarai dan ditulis oleh Damian Romay. Locked In mengisahkan tentang seorang gadis muda, Taylor (Kaleigh Rivera) yang harus merawat ibunya, Ann Marie (Josie Davis), yang menderita agoraphobic sejak kematian suaminya atau ayah Taylor, Chris (James J. Fuertes), yang tewas ditembak oleh seseorang yang masuk ke dalam lumbung peternakan kudanya. Penyakit yang diderita Ann Marie membuat Taylor tak bisa keluar ke tempat yang lebih jauh dari rumahnya untuk meneruskan pendidikannya dan hal lain. Ia harus mengurus semua kebutuhan rumah dan ibunya. Setelah kematian suaminya, Ann Marie tak pernah keluar rumah satu langkahpun. Malam itu, pada saat cuaca buruk, hujan lebat, dan badai besar datang seorang laki-laki asing, Draven (Ryan Paevey), ke rumah Ann Marie. Sebelum datang ke rumah Ann Marie, Draven menumpang mobil seseorang di jalan, lalu membunuhnya. Draven datang ke rumah itu untuk meminta bensin mobilnya yan...

Ulasan Film: Asylum of Fear (2018)

Film Asylum of Fear merupakan film bergenre horor misteri thriller. Film ini disutradarai dan ditulis oleh Craig Deering. Asylum of Fear rilis di Amerika pada 9 Januari 2018. Asylum of Fear mengisahkan tentang sekelompok investigator paranormal; Richard Clemens (Muarice Demus), Shane Miller (Michael Medford), Nicky Miller (Callie Stephens), Conner (Allen Murphy), dan seorang wartawan dari majalah "Have You Ever Heard", Zak (James Doherty), yang dibayar untuk menyelidiki kejadian supranatural yang ada di dalam sebuah institut kejiwaan yang juga dijadikan sebagai rumah sakit jiwa. Diikuti dengan hal-hal supranatural yang ada di gedung itu, banyak anak-anak yang dilaporkan hilang konon katanya disembunyikan di tempat tersebut. Dipimpin oleh Richard yang juga memiliki kelebihan kekuatan supranatural, mereka menemukan petunjuk-petunjuk dengan alat detektor EMF yang mampu menunjukkan energi supranatural yang muncul. Dengan kelebihan supranatural yang dimiliki...

Ulasan Film: In the Cloud (2108)

Film In the Cloud merupakan film bergenre drama science-fiction . Film ini disutradarai oleh Robert Scott Wildes dan ditulis oleh Vanya Asher. Film ini diawali dengan narasi yang bagus, tapi sayangnya tidak dengan ceritanya. Beberapa narasi tersebut yakni: The technology will perfect us and the people around the world, won't it?" But what if, what if progress isn't inevitable? What if it doesn't get better?" We think we learn from history, but as a great physicist once said, "Science advances one funeral at a time."" Dari narasi di atas sudah bisa ditebak bahwa film ini berhubungan dengan teknologi dan sains. Cerita In the Cloud diawali dengan pengenalan suatu hasil ciptaan yang berhasil diciptakan oleh Doc Wolff (Gabriel Bryne). Di depan para audiensi, ia menunjukkan hasil ciptaan yang ia beri nama otak digital pertama untuk manusia. Ia mempersembahkan otaknya yang ditunjukkan secara digital. Yang mana digital otak tersebut mam...

Ulasan Film: The Revenge of Robert the Doll (2018)

Film The Revenge of Robert the Doll merupakan lanjutan dari film  Robert and The Toymaker (2017) . Film ini diangkat berdasarkan karakter yang diciptakan oleh Andrew Jones yang juga menyutradarai dan menulis cerita film ini. Pembukaan film ini diawali dengan backsound musik yang cukup seram, namun ceritanya tak terlalu menyeramkan bagi saya. Sebelum melanjutkan cerita sebelumnya, cerita film ini dimulai dari seseorang yang dikirim oleh komisaris Reich untuk membeli buku yang ditulis oleh Joseph Von Hammersmark (David Imper). Buku tersebut berisikan tulisan mistik dan mantra yang bisa menghidupkan boneka. Sebelum membawa buku tersebut pada sang komisaris, mereka melakukan kesepakatan harga. Keduanya sepakat, dan buku baru bisa dibawa jika sang komisaris sudah membayarnya. Namun sebelum buku itu berada di tangan sang komisaris, istri Joseph, Eva Von Hammersmark (Eloise Olive), yang mendengar percakapan tersebut, membawa pergi buku itu keesokan harinya. Ia kabur dari ru...