Skip to main content

Posts

Ulasan Film: Beast of Burden (2018)

Film Beast of Burden bergenre action, crime, dan drama. Film ini di disutradarai oleh Jesper Ganslandt, ditulis oleh Adam Hoelzel, dan dibintangi oleh Daniel Radcliffe. Beast of Burden menceritakan seorang pilot, Sean Haggerty (Daniel Radcliffe), yang memiliki beban berat untuk mengirimkan muatan atau barang illegal pada seseorang dengan mengendarai pesawat kecil. Ia hanya memiliki waktu satu jam untuk mengirimkan barang tersebut. Jika dalam satu jam ia tidak berhasil sampai di tempat dengan barang yang ia bawa, maka istrinya yang sedang dalam kondisi sakit menjadi taruhan. Hampir sepanjang cerita adegan Beast of Burden dilakukan di dalam kokpit pesawat kecil yang dibawa oleh Sean. Itu artinya dalam film ini, sepanjang cerita hanya menampilkan karakter Sean. Begitu juga dengan dialog dalam film ini dilakukan di dalam kokpit melalui saluran telepon. Beberapa tokoh pendukung dan dialog secara langsung hanya ditampilkan beberapa menit. Bagi saya, cerita Beast of Burde...

Ulasan Film: The Lodgers (2018)

Be in bed by midnight's bell. Never let a stranger through your door. Never leave each other all alone." Kata-kata itu merupakan tagline film The Lodger yang muncul di awal film ini dan diiringi nyanyian yang terdengar creepy . Film The Lodgers merupakan film Gotik horor yang disutradarai oleh Brian O'Malley dan ditulis oleh David Turpin. The Lodger rilis pada tanggal 8 September 2017 di Toronto International Film Festival (TIFF), dan rilis di Amerika pada tanggal 3 Februari 2108. The Lodger mengisahkan cerita yang berlatar di pedesaan Irlandia pada tahun 1920. Di rumah tua besar tinggal kakak beradik kembar, Rachel (Charlotte Vega) dan Edward (Bill Milner) yang baru memasuki usia 18 tahun. Sepanjang usia itu, mereka terikat dengan peraturan yang harus mereka taati; yang pertama mereka harus berada di rumah sebelum jam 12 malam, kedua jangan biarkan orang asing masuk ke rumah mereka, dan yang ketiga diantara mereka tidak boleh ada yang pergi. Peraturan itu...

Ulasan Film: Charlie and the Factory Chocolate (2005)

Charlie and the Factory Chocolate merupakan film yang diadaptasi dari novel karya Roald Dahl dengan judul yang sama, Charlie and the Factory Chocolate tahun 1964. Film ini disutradarai oleh Tim Burton dan ditulis oleh John August. Charlie and the Factory Chocolate mengisahkan tentang seorang anak laki-laki bernama Charlie Bucket (Freddie Highmore) yang baik, tidak cepat dan tidak kuat, tapi ia anak yang rajin dan patuh. Ia hidup dengan kedua orangtuanya juga nenek dan 2 kakeknya. Mereka semua tinggal di satu rumah kecil yang nampak tak layak huni. Namun mereka hidup damai karena selalu bersyukur dan berbagi atas sesuatu yang mereka dapatkan. Ayah Charlie, Mr. Bucket (Noah Taylor), yang menopang kehidupan di rumah tersebut bekerja di pabrik pasta gigi dengan gaji yang sangat kecil. Pekerjaan di pabrik itu adalah menutup pasta tinggi pada tube -nya. Namun tiba-tiba Mr. Bucket harus kehilangan pekerjaannya ketika pekerjaannya diambil alih oleh mesin. Sementara itu, pabrik co...

Ulasan Film: The BFG (2016)

Film The BFG diadopsi dari novel dengan judul yang sama, The BFG (1982), yang ditulis oleh Roald Dahl. Film ini diproduseri dan disutradarai oleh Steven Spielberg, dan ditulis oleh Melissa Mathison. Film The BFG mengisahkan tentang seorang anak perempuan berusia 10 tahun, Sophie (Ruby Barnhill), yang tinggal di panti asuhan. Tiap malam, ia selalu mengalami insomnia atau kesulitan tidur hingga pukul 2 atau 3 pagi. Sophie menyebut waktu tersebut dengan "witching hour", waktu dimana setan-setan berkeliaran. Sophie selalu menghabiskan waktu terjaganya dengan membaca buku. Malam itu, ketika ia sedang membaca buku, dari luar kamarnya ia mendengar sesuatu. Lalu ia beranjak dari tempat tidurnya dan berjalan ke luar jendela untuk melihat keadaan sekitar. Sesosok tangan besar muncul lalu diikuti penampakan sosok raksasa (Mark Rylance). Sophie ketakutan dan dengan cepat kembali ke tempat tidurnya. Namun tangan raksasa itu masuk melalui jendela dan menjangkau tubuh Sophie lalu...

Resensi Buku: Laila Majnun

Laila Majnun merupakan sebuah mahakarya sastra Islam yang  ditulis oleh Nizami Ganzavi. Kisah ini sangat terkenal di negara Arab pada abad ke-7. Namun kisah ini menjadi sangat populer ketika ditulis dengan rangkaian kata yang indah dan puitis oleh seorang pujangga Persia, Nizami Ganzavi, pada abad ke-12. Kisah yang ditulis oleh Nizami ini telah menginspirasi banyak sastrawan dunia, salah satunya adalah Shakespeare dengan karya Romeo and Juliet-nya. Laila Majnun mengisahkan tentang kegilaan, kesintingan, keedanan seorang laki-laki yang bernama Qais pada seorang perempuan yang bernama Laila. Mereka berdua saling mencintai, tapi takdir berkata lain. Dikisahkan di tanah Arab telah lahir seorang anak laki-laki yang sangat didambakan oleh seorang pemimpin kabilah seorang Sayid, yaitu Qais. Seorang anak laki-laki laksana sebuah berlian yang kecemerlangannya dapat mengubah malam menjadi siang. Qais diasuh dengan penuh kasih sayang dan kelembutan hingga menjadi laki-laki yang be...

Ulasan Film: Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 2 (2017)

Warkop DKI Reborn Part 2 ini adalah sekuel dari Warkop DKI Reborn part 1. Meneruskan cerita sebelumnya, Dono (Abimana Aryasatya), Kasino (Vino G Bastian), Indro (Tora Sudiro), dan Sophie (Hannah Al Rashid) pergi ke Malaysia untuk mencari harta karun dan mencari tas yang tertukar oleh wanita berbaju merah yang berasal dari Malaysia. Sesampainya di Malaysia, mereka menemukan banyak perempuan yang berbaju merah. Tentu hal itu membuat mereka kebingungan menemukan wanita yang sedang mereka cari. Petunjuk pertama dari dalam tas itu adalah buku. Dono, Kasino, dan Indro mendatangi ke Perpustakaan Nasional Malaysia untuk mencari tahu siapa yang meminjam buku tersebut. Dengan sedikit debat lucu dengan penjaga perpustakaan dan mereka harus berjanji membayar denda buku itu, akhirnya diketahui bahwa buku itu milik Nadia (Fazura) yang sudah meminjamnya selama 2 tahun. Setelah mengetahui total denda yang harus Dono Kasino Indro bayar, mereka melarikan diri. Penjaga perpustakaan memanggil mer...

Ulasan Film: Gerbang Neraka (2017)

Gold, glory, gospel. Dari dulu 3 hingga sekarang hanya 3 hal ini yang dikejar manusia. Kekayaan, kejayaan, dan ilmu pengetahuan, tidak ada yang lain. Banyak orang berpikir mengejar kekayaan tidak semudah mengejar ilmu atau berperang demi kejayaan jauh lebih terhormat. Padahal semua itu sama saja. Jika manusia mampu berhenti mengejar 3 hal itu, maka tempat ini akan menjadi tempat yang lebih baik." Kata-kata itu menjadi kata-kata pembuka sekaligus ceramah yang disampaikan oleh Profesor Theo Wirawan (Ray Sahetapy) di kelas Fakultas Ilmu Pengetahuan Kebudayaan dalam film Gerbang Neraka. Gerbang Neraka menceritakan tentang seorang wartawan majalah Ghoib, Tomo Gunadi (Reza Rahadian). Meskipun ia bekerja di majalah mistis, akan tetapi ia sediri tidak mempercayai hal mistis. Awalnya ia bekerja di majalah politik dan memiliki prestasi, juga pribadi yang sangat idealis. Namun dengan alasan ia harus menghidupi anak, Lila, juga mantan istrinya, ia pindah bekerja di majalah yang bi...