Skip to main content

Posts

Ulasan Film: August Rush (2007)

August Rush mengisahkan tentang seorang anak, Evan Taylor (Freddie Highmore), yang suka sekali mendengarkan irama musik dari bunyi benda-benda yang ada di sekelilingnya. Dari angin, udara, cahaya, bahkan hingar bingar kota mampu menghasilkan suara musik ke telinga dan jiwanya. Musik bertumbuh dalam dirinya. Ia yakin bahwa hal tersebut didapat dari 'darah' orangtuanya yang tak pernah ia temui. Ia percaya pada musik seperti halnya orang-orang percaya pada dongeng. Ia juga percaya bahwa dengan musik, orangtuanya bisa menemukannya. Tak peduli teman-teman satu kamarnya mem-bully-nya dan menyebutnya aneh, bahkan ketika salah satu keluarga ingin mengadopsinya, Evan tetap yakin ia akan bertemu dengan keluarga yang sebenarnya. Plot di awal cerita maju mundur. Mundur untuk menceritakan masa lalu orangtua Evan dan bagaimana Evan bisa tak bersama mereka. Namun di tengah cerita plotnya berjalan normal. August Rush adalah nama beken yang digunakan Evan ketika ia berada di atas pa...

Ulasan Film: The Book Thief (2013)

The Book Thief mengisahkan secuil cerita pada masa perang dunia II. The Book Thief diangkat dari novel dengan judul yang sama karya Markus Zusak. Berlatar waktu Perang Dunia II, di Jerman 1938, The Book Thief menceritakan tentang soerang gadis muda Liesel Meminger (Sophie Nelisse) yang harus berpisah dengan ibunya yang komunis yang sedang dalam bahaya. Kemudian ia dikirim kepada seorang pasangan yang tak memiliki anak, Hans Hubermann (Geofrey Rush) dan Rosa Hubermann (Emily Watson). Hans laki-laki yang baik, sedangkan istrinya, Rosa, agak cerewet dan tidak terlalu menyukai Liesel. Butuh beberapa waktu bagi Liesel tinggal dan memiliki orangtua baru, juga lingkungan dan teman-teman baru. Di hari pertama Liesel sekolah, ia ditemani oleh tetangganya sekaligus teman barunya, Rudy, menuju ke sekolah. Di kelas, Liesel diminta menulis namanya di papan tulis, tapi ia hanya menulis huruf x. Liesel tak bisa baca tulis. Hans, ayah angkat Liesel mengajari Liesel dengan kesabaran, sampai Lie...

Ulasan Film: The Mimic (2017)

Selain Train To Busan, The Mimic adalah K-Movie kedua yang saya tonton. Adegan awalpun hampir sama. Jika di Train To Busan seseorang menabrak seekor rusa, di The Mimic seseorang menabrak seekor anjing. Namun  jalan cerita The Mimic dan Train To Busan sangat jauh berbeda. The Mimic bergenre horor, drama, fantasi. The Mimic menceritakan tentang legenda harimau Jangsan yang hidup di dalam sebuah gua. Makhluk ini mampu menirukan suara-suara manusia untuk menarik mangsanya masuk ke dalam gua tersebut. Terdapat sebuah keluarga yang baru pindah ke tempat yang tak jauh dari gua tersebut. Keluarga itu terdiri dari sepasang suami, Min Ho, istri, Hee yeon, seorang anak kecil, Joon Hee, juga seorang nenek yang mengalami sedikit gangguan kejiwaan dan ingatan. Mereka memulai hidup baru karena Hee yeon tidak bisa menerima tentang anak lelakinya yang sudah menghilang selama 5 tahun tapi tak juga ditemukan. Beberapa hari tinggal di rumah itu terjadi beberapa kejanggalan. Mulai dari 2 anak y...

Ulasan Film: Danur: I Can See Ghosts (2017)

Film Danur: I can Ghost rilis bulan Maret 2017. Kisah milm ini diangkat dari novel yang ditulis oleh Risa Saraswati berdasarkan pengalaman pribadinya.  Film bergenre horor ini menceritakan seorang anak kecil (Risa) yang selalu kesepian, tinggal bersama ibunya dan beberapa asisten rumah tangga di rumah yang besar dan pohon besar angker di dekat rumah tersebut. Ibunya bekerja dan selalu pulang malam, sedangkan ayahnya diceritakan sedang bekerja di luar negeri. Pada ulang tahun Risa yang ke-8, Risa memohon permohonan bahwa ia menginginkan seorang teman. Doa itu langsung terkabul. William, Jahnsen, dan Peter datang menemui Risa. Mereka bukan teman manusia biasa, melainkan hantu. Sejak saat itu Risa tak lagi kesepian. Asisten rumah tangga Risa sering melihat Risa bicara dan tertawa sendiri. Sampai akhirnya kejadian-kejadian aneh dan janggal membuat ibu Risa menemui dan memanggil 'orang pintar' untuk 'menyembuhkan' Risa dan tak bisa lagi melihat ketiga teman hantunya....

Ulasan Film: Dear Zindagi (2016)

Dear Zindagi dibintangi oleh artis muda India Alia Bhatt dan aktor kawakan dan penuh karisma Shahruk Khan. Film bergenre drama komedi romansa ini disutradarai dan ditulis oleh Gauri Shinde. Dear Zindagi rilis di Amerika pada 23 November 2016 , yaitu dua hari sebelum rilis di banyak negara. Sedangkan rilis di Indonesia, film ini pada 30 November 2016. Sesuai dengan judulnya Dear Zindagi yang artinya Wahai Kehidupan, alur cerita ini mengisahkan masalah-masalah umum yang dialami oleh manusia yang diceritakan melalui tokoh Kaira.  Film Bolywood berdurasi dua jam tiga puluh menit ini menceritakan tentang seorang wanita muda yang berprofesi sebagai sinematografer, Kaira (Alia Bhatt). Beberapa kali menjalin asmara dengan beberapa pria namun selalu gagal. Hidup dan pekerjaan menjadi sedikit terganggu karena jalinan percintaan Kaira yang buruk. Kaira yang idealis dalam melakukan pekerjaan mendapat kesempatan bekerja ke Goa, juga rumah orangtuanya. Pulangnya ia ke rumah bukannya ...

Ulasan Film: Beyond Skyline (2017)

Sejujurnya alasan saya menonton film ini karena Iko Uwais dan Yayan Ruhian menjadi salah satu pemain dalam film garapan sutradara Liam O'Donell ini. Beyond Skyline merupakan sekuel film yang rilis tahun 2010. Film ini bergenre science-fiction , dan pastinya banyak menggunakan efek CGI (Computer Generated Imagery). Film ini menceritakan pejuang detektif bernama Mark (Frank Dillo) yang berusaha untuk menyelamatkan anak laki-lakinya Trent (Johnny Westen) yang diculik oleh alien jahat. Di film ini, Iko Uwais berperan sebagai Sua, seorang pemimpin kelompok gerakan bawah tanah yang menyusun strategi untuk melawan para alien, dan Yayan Ruhian sebagai seorang polisi. Sua membantu Mark menyelamatkan anaknya dan mengalahkan alien tersebut yang sudah memporak-porandakan bumi. Ide ceritanya biasa saja, sama seperti film science-fiction lainnya. Tak ada yang spesial dalam film ini selain melihat adegan pertarungan yang dilakukan oleh Iko Uwais dan Yayan Ruhian yang tak perlu diragukan ...

Resensi Film: Lion (2016)

Lion dibintangi oleh Dev Patel, Nicole Kidman, Rooney Mara, dan the cute boy Sunny Pawar. Kisah Lion diangkat berdasarkan kisah nyata yang ditulis Saroo Brierley dalam buku yang berjudul A Long Way Home . Film yang berdurasi satu jam lima puluh delapan menit ini disutradarai oleh Garth Gavis dan ditulis oleh Luke Davies. Lion rilis di Amerika pada 6 Januari 2017. Di Khandwa, India 1986, hidup seorang anak kecil bernama Saroo (Sunny Pawar) dan Guddu, kakaknya yang bekerja mengambil batu koral di area kereta api demi mendapatkan uang untuk membeli susu untuk adik, ibunya juga diri mereka sendiri. Suatu malam ketika Guddu pergi bekerja, Saroo ingin ikut dengannya. Meskipun Guddu melarangnya, Saroo yang pintar dan menujukkan bahwa dirinya kuat bekerja tetap ingin ikut, dan akhirnya Guddu mengabulkan permintaan Saroo. Konflik dimulai ketika Saroo terpisah dengan kakaknya di stasiun kereta api yang sangat sepi dan ia menaiki suatu kereka hingga membawanya ke stasiun lain. Malam i...